Kenali Bahayanya Dari Mengkonsumsi Telur Mentah


Ada banyak menu yang tidak menggunakan telur rebus, mulai dari resep salad, ramen, sop hingga mayonaise. Nilai gizinya hampir sama, hanya bahaya memakan telur mentah dapat meningkatkan risiko terkontaminasi Salmonella. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh makan telur mentah sama sekali. Namun, asupan protein mungkin lebih rendah. Untuk menghindari risiko infeksi, Anda bisa mencoba mengonsumsi telur yang telah mengalami proses pasteurisasi.

Bahaya makan telur mentah

Beberapa risiko yang dapat timbul dari mengkonsumsi telur mentah antara lain:

Kontaminasi bakteri

Telur mentah atau setengah matang dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri Salmonella. Gejala mungkin termasuk kram perut, diare, mual, demam, dan sakit kepala. Keluhan ini dapat terjadi 6 jam setelah penggunaan pertama.
Kabar baiknya adalah bahwa risiko kontaminasi sangat rendah. Namun, dari tahun 1970-1990, sumber infeksi Salmonella yang paling umum adalah dari kulit telur yang terkontaminasi. Sejak itu, teknologi pasteurisasi telur dikembangkan agar lebih mudah dimakan, bahkan saat masih mentah.

Penyerapan Protein

Bagi mereka yang mencari sumber makanan berprotein tinggi, telur jelas menjadi kandidatnya. Karena telur mengandung 9 asam amino esensial, menjadikannya sebagai sumber protein yang lengkap. Namun, mengonsumsi telur mentah dapat mengurangi penyerapan protein berkualitas.

Satu studi membandingkan asupan protein telur matang dan mentah pada 5 subjek. Akibatnya, 90% protein dari telur matang diserap, tetapi hanya 50% dari telur mentah. Artinya, tubuh bisa lebih mudah mencerna protein dari telur rebus.

Penyerapan Biotin

Telur juga mengandung biotin, sejenis vitamin B7 yang larut dalam air. Fungsinya untuk produksi glukosa dan asam lemak juga penting bagi ibu hamil. Kuning telur mengandung biotin, sedangkan putih telur mengandung protein yang disebut avidin.Sayangnya, putih telur mentah justru mengikat biotin di usus. Hal ini membuat perekaman menjadi kurang optimal. Ini tidak terjadi pada telur rebus, karena panas selama proses memasak menghancurkan avidin.

Namun, bukan berarti bahaya mengonsumsi telur mentah akan langsung membuat Anda kekurangan biotin. Dibutuhkan telur dalam jumlah yang sangat besar setidaknya 12 sehari dan dalam jangka waktu yang lama bagi seseorang untuk mengembangkan kekurangan biotin.

Risiko kontaminasi bakteri

Inilah risikonya:

Bayi dan anak-anak

Kelompok usia termuda ini lebih rentan terhadap infeksi karena sistem kekebalan mereka belum sepenuhnya berkembang.

Ibu hamil

Dalam kasus yang lebih jarang, Salmonella dapat menyebabkan kram rahim yang menyebabkan kelahiran prematur dan lahir mati.

Orang Tua

Orang yang berusia di atas 65 tahun lebih rentan terhadap infeksi bawaan makanan, bahkan yang mengancam jiwa.